Malam Tidak Jelas

Malam Tidak Jelas
Suasana Malam


Ada dan tiada warna malam yang ku lukis melalui mata hati, di dasarnya hanya harapan bahwa ada jingga yang menguning. 




Kantung penglihatan mulai merasakan bahwa kejadian ber-olah kata mulai menuai dan menyembulkan birahi hitam

Jingga malam ku mulai merinci kabar, dimana rembulan ternyata meninggalkan kisah di antara benang kusut yang mulai terurai 

Air tampungan pun mulai mengering seiring rona malam ini yang bias dan membisu lantas mengelu di ujung kata 

Aku, waktu, dan keadaan mulai mencari, siapkah gunting yang telah digunakannya?! Lantas malam ku berteriak meluncurkan tatapan 

Ah malam ku mulai menguning, sedangkan jiwa berharap biru, namun ku terima warna merah lalu diam dan melukis kembali dengan berat.


12 comments

  1. Replies
    1. Didik Ali, silahkan.. semoga ada manfaatnya :)

      Salam

      Delete
  2. Wah mba yuli trnyata pintar berpuisi ^_^
    Keren :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nurr, yeaa baru tau.. emang hobinya nulis puisi hehehe
      makasih ya dah ditengokin :)

      Delete
  3. keren nih puisinya, http://as-him.blogspot.com/2013/11/5-seni-bela-diri-tradisional-yang.html

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih pujiannya Sam Ashim.
      salam sahabat :)

      Delete
  4. Ohh ini to trrnyata yg disebut puisi. Berarti yang nulis disebut puisiwati ya. Bsikkah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha, mas Edi ngono toh.. oiya yang komen berarti komenwan, *maksa*

      Delete
  5. Belum bisa paham isinya -_-".
    Ajarin mba >.<

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi,, puisi itu ga perlu di ajarin tapi di pelajari.. saya ga bakat ngajarin orang Dhonie

      Delete
  6. Replies
    1. Terima kasih.. saudara Tips ******* hehehe, ko ga enak banget yaa namanya..
      btw makasih dah berkunjung dimari. Salam

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung di blog ini dan demi kesehatan jiwa dan raga *ahelah. Maaf komentar yang menyertakan link hidup akan saya libas! :))