Top Social

ANDROID BLACKBERRY LEAP HD 5-Inc SIAP-SIAP MENJADI GADGET ANDALAN!!

Selasa, 23 Juni 2015
ANDROID BLACKBERRY LEAP HD 5
BlackBerry Leap


Smartpone yang menggunakan layar geser atau slider  phone ini sudah diperkenalkan pertama kalinya pada ajang  Kongres Ponsel Dunia tahun 2015 baru-baru ini. Pihak BlackBerry memperkenalkan design produk terbarunya smartphone yang menggunakan system operasi berbasis android yaitu BlackBerry Leap.

Pada ajang Kongres Ponsel Dunia tersebut telah dijadikan momen pihak blackberry untuk mempromosikan fitur cross-flatform enterprise Mobility Management atau yang biasa disebut EMM. Dengan nama BES12. Pihak blackberry telah menciptakan kemampuan pengiriman sinyal kepada penggunanya supaya bisa mengatur  dan mengamankan smartphone seperti halnya tablet yang menggunakan system berbeda.

BlackBerry Leap dibuat untuk para eksekutif  yang menghargai produktivitas, komunikasi dengan kunci pengamanan tingkat tinggi. Dengan desain yang modern, kecanggihan display HD 5 inci, dan daya tahan kekuatan setara 25 baterai. Ini otomatis akan menjadikan penggunanya merasa nyaman.

BlackBerry Leap, menawarkan perangkat layar sentuhnya untuk semua opsi yang dibutuhkan. Pemilihan aplikasi andalan dari BlacBerry Word serta fitur-fitur lainnya yang bisa diambil secara gratis. Memang sebuah ponsel itu memegang peranan penting saat ini, selain sebagai pusat data, entah itu email, pesan masuk atau data lainnya . Disini semua data akan tersimpan dengan keamanan tingkat tinggi yang diberikan pada smartphone ini.

BlackBerry Leap ini selain dirancang untung melindungi privasi penggunanya dengan dukungan enkripsi juga built-in untuk melindungi dari anti-malware jadi kita bisa terhindar dari serangan cyber yang berpotensi merusak data penting.

Kecepatan touchscreen yang tepat dan akurat juga mengkoreksi pengetikan dengan dukungan multi bahasa semuanya itu disesuaikan style yang kita miliki. Otomatis ini akan mengurangi tingkat kesalahan yang nantinya bisa menghambat kinerja kita dalam menjalankan tugas-tugas penting.

Dengan memiliki smartphone android BlackBerry Leap ini dunia sudah ada dalam genggaman, mulai dari chating, browsing, bersosial media akan dengan mudah kita jalani.
So.. Tunggu saja kehadirannya di Indonesia, mungkin dalam waktu dekat ini, sabar aja siapin budget dari sekarang biar nggak ketinggalan yak :D



*Hoaam, lanjut tidur*

SEJENAK TERHARU Bersama BAPAK INDAR ATMANTO

Kamis, 11 Juni 2015

Indar Atmanto
Lapas Sukamiskin Bandung
Berkunjung ke Lapas Sukamiskin baru pertama kalinya saya lakukan, secara jarak tempat ini tidak begitu jauh dari tempat tinggalku. Dalam hati sih pernah terbersit ingin mengunjungi tempat ini kelak, alhamdullilah kesampaian juga. Berkunjung disini bukan ingin menemui para penghuni Lapas, tapi lebih kepada sosok bangunannya yang begitu megah dan kokoh.

Saya tiba paling awal dari rombongan para Blogger dalam acara kunjungan ke Lapas Sukamiskin. Tidak berapa lama, rombongan Blogger dan anggota PWI Jaya tiba. Tak sabar saya ingin segera memasuki tempat yang dijuluki "Alkatras"nya Indonesia ini. Setelah dipersilahkan masuk, kami digiring memasuki aula Lapas. Cuaca panas menyeruak membuat kami sedikit gerah, haus. Untungnya sebelum acara dimulai kita dipersilahkan untuk mencicipi hidangan yang memang sudah disediakan.

Saat hendak mengambil desert, ada sosok laki-laki berbaju batik kuning memakai sepatu kets dibelakang saya. Bisik-bisik dari teman "itu lho Pak Indar Atmanto!".. Familier banget sih dengan nama ini, namun baru kali itulah saya bisa bertemu dan bertatap muka dengan beliau. Orangnya ramah, murah senyum terlihat sangat humble. Beberapa kali saya coba menelisik karakter Bapak Indar ini, entahlah ada perasaan lain saat melihatnya harus berada di tempat yang tidak seharusnya beliau berada.

Tibalah pada acara selanjutnya yaitu sesi pengenalan Kalapas Sukamiskin, namun ternyata beliau mendadak berhalangan hadir jadi diwakili kepala bagian yang entah siapa namanya saya lupa :D. Selanjutnya sesi Pak Indar Atmanto menyampaikan sedikit keterangan soal internet. Dari pembicaraan yang beliau sampaikan saya jadi tak habis pikir, bagaimana seorang INDAR ATMANTO harus dinyatakan bersalah atas tuduhan korupsi pengadaan jaringan 2,1 GHz/3G PT. Indosat yang mengharuskan beliau mendekam selama 8 tahun kurungan penjara.

Upaya kasasi yang diajukan pun ditolak kejaksaan. Jadilah beliau mau tidak mau harus menerima putusan yang sangat tidak adil. Sistem peradilan macam apa sebenarnya negeri kita ini. Inilah akibat dari putusan MA yang tidak sesuai UU/Pola Bisnis Telekomunikasi, yang tidak mungkin para ISP yang jumlahnya lebih dari 300an itu terancam pidana juga. Duh, saya cuma bisa ngurut dada, miris. Iya lah, kita terancam kena sangsi kalau internet kita bakal dimatikan/shutdown, karena sebagian besar memang melanggar hukum.

Seorang INDAR ATMANTO yang sudah memiliki jasa bagi pertelekomunikasian Indonesia sebagai penggerak  berdirinya mobile broadband paling inovatif dai WBA (Word Broadband Alliance), Top Brand Award juga Call Center Award dari berbagai lembaga terkemuka di Negeri ini. Ya, sudahlah mungkin ini memang jalan yang harus Bapak Indar Atmanto lalui. Saya yakin dan percaya akan pengabdian dan jasa Bapak akan mendampat ganjaran yang setimpal. Karena saya suka berpuisi, ada sebuah lantunan puisi yang memang saya khususkan buat Bapak dan Ibu Amy Atmanto.

Julayjo
Foto diambil dari Antara

Di Ujung Jalan

Tanah terpijak dari kaki-kaki penuh solusi
Udara menyeruak mengelabui dasar ambisi
Dalam payung hukum yang jelas tak tiada diski
Kabar sengketa berubah bak sangkakala keji

Dalam diam sesaat dikau berupaya merebak surat
Ceritakan nasihat yang tiada didengar si perangkat
Masa jejakmu terlanjur di hujat
Kau merajut singgasana tak pantas namun syarat

Tatapanmu berat 
Liuk tubuhmu kasat
Ucapmu menyayat
Jemarimu tetap kuat

Dalam doa tak berkalimat
Aku, kami, tetap kan menjemputmu
Saat masa itu tiba
Sabar.... di titk yang semestinya

Ciri Ciri Usaha Yang Belum Jelas

Rabu, 10 Juni 2015
Assalamualaikum sobat blogger, sebenarnya ini saking bingungnya saya harus update postingan. Dari semalam mikir *kebanyakan* ga dapet-dapet hehehe. Yang ada malah stalkingan sama temen di sosmed wkwkkw. Tapi kalau saya ditantang untuk bikin puisi tiap hari, oke. Ga masalah. Atau tiap jam juga hayuk *sotoy* :D. Makanya dalam judul ciri-ciri usaha yang tidak jelas ini ngedadak keluar dari kepala begitu saja, hahaha. Penting? penting ga penting juga sih. Hayoo siapa yang suka atau pernah ngalamin?.. Pastilah diantara kita-kita pernah mengalaminya. Jangan salah lho, seorang pengusaha hebat pun berawal dari rasa ketidakjelasan langkah apa dan bagaimana memulai suatu usaha. Pun sama dengan yang saya rasakan saat ini, terlambat ya? Eits.. tidak ada kata terlambat kan? selama kita mau berusaha untuk terus memperbaikinya. Saya mulai menerapkan tidak akan takut mencoba sesuatu yang sebelumnya belum pernah saya lakukan. Selama niat itu baik tentunya (Mariam Tegor berbicara) hihihii.

Bagaimana sih ciri-ciri usaha yang tidak jelas ini? Saya mencontohkan diri saya sendiri, dan tidak bermaksud bangga atau membuka aib diri lho ya. okey..okey ga usah panjang lebar juga kata pengantarnya. nanti malah bikin boring yang baca *padahal emang suka begitu* wkwkwkwk.

Pertama   : Suka kebanyakan ide tanpa perencanaan yang jelas
kedua      : Suka celamitan liat orang lain punya usaha tapi tak dibarengi kemampuan berniaga
Ketiga     : Sukanya mikir dan berhayal "andai suatu saat saya berhasil, mau beli ini itu"
Keempat  : Segala usaha dilakukan alias serakah seolah sanggup menggarap usaha itu sendiri.
Kelima     : Enggan mencari informasi dan bergabung untuk sharing pengetahuan dengan orang-orang yang sudah berhasil.
Keenam  : Tidak mampu mendisiplinkan diri sendiri, dan suka menyepelekan waktu.

Apa saja usaha yang sudah saya lakukan dari ciri-ciri usaha yang tidak jelas ini?
Selain ada baju, tas, mukena, toples, wadah cincin, batu akik-akikan alias imitasi, buku, sama peci. Lumayan banyak ya. Tapi saya tahu semua ini adalah proses. Proses dimana saya harus mencari celah passion yang pas dengan diri.

Dan ini lho contoh barang yang saya miliki :D *penting banget!* (modus) hihihihi.

Ciri Ciri Usaha Yang Belum Jelas
Baju ini harganya Rp. 115rb

Ciri Ciri Usaha Yang Belum Jelas
Tempat cincin harga Rp. 120rb

Ciri Ciri Usaha Yang Belum Jelas
Mukena Rp. 174rb

Ciri Ciri Usaha Yang Belum Jelas
Toples harga Rp. 175rb

Ciri Ciri Usaha Yang Belum Jelas
Tas, dompet+tali panjang Rp. 125rb

Ciri Ciri Usaha Yang Belum Jelas
Novel Pasukan harga Rp. 65rb (sudah tersedia di Gramedia)

Ciri Ciri Usaha Yang Belum Jelas
Peci Banjar Cina harga Rp 25rb

Ciri Ciri Usaha Yang Belum Jelas
Peci Malaysian logo Rp. 32rb
 So.. sodara-sodara, yang perlu dan minat sama barang diatas... pleaseeeee! koling akuh aja yaa. Sila di add Whatsapp 088218249523 sekalian silaturahmi aja yaa, nuhuuuun pisan udah mau baca postingan saya.


PARA "PASUKAN" BERANI

Sabtu, 06 Juni 2015
Mendengar kata "Pasukan" kira-kira apa yang terpikirkan? Yups, pastinya semua mengarah pada aparatur negara atau sebuah organisasi kepemimpinan. Waktu kecil saya pernah sedikit parno sama yang namanya aparat. Menurut saya mereka itu mahkluk paling mengerikan, Padahalkan belum tentu juga mereka mau mencelakai, ahh..dasar ketakutan saya itu memang agak berlebihan :D

Tapi begitu beranjak dewasa saya malah tertarik dengan kegiatan para pasukan ini. Aktif mengikuti kegiatan Pramuka yang 'pernah' dibimbing seorang pembina dari Taruna TNI. Banyak pelajaran yang ku terima, selain kedispilinan juga sportifitas dalam menjalani hidup. Tidak gentar menghadapi masalah. Dan semua itu masih menempel dalam otakku sampai saat ini. Dari situlah saya pernah punya niatan ingin masuk KOWAD, tapi apadaya kehidupan berkata lain. Keinginanku ini tidak disuport keluarga, hiks.

O, ya.. saya disini ingin menyemangati teman Praditya Weha yang tengah menerbitkan novelnya yang berjudul "PASUKAN". Buku ini mengisahkan seorang pengusaha mantan prajurit TNI, duda bernama Astar yang hidup bersama seorang putri. Istri yang dicintainya telah pergi mendahului. Banyak cerita mengharukan juga menengangkan.

Novel Pasukan
Novel Pasukan

Ah, kawan..buku ini seperti mengulang ingatan saya tentang niatan yang tidak kesampaian. Semoga hasil karyamu mampu menginspirasi karena saya tahu dalam buku ini kau menceritakan tentang bagaimana bertahan hidup dalam situasi yang tidak memungkinkan. Gudlak!