Top Social

Disleksia Dan Keunikannya

Jumat, 31 Januari 2014
Salam hangat, Pernah mendengar tentang Disleksia? Pernah tentunya, tapi apakah tahu bagaimana rasanya jika mengidap hal ini? Sedikit disini akan saya jelaskan, apa yang dirasa. Dan bukan berarti seorang Disleksia harus terpinggirkan dalam pergaulan. Contonnya saya, hehehe..

Dalam Penulisan

Saya paling sering mengalami masalah typo, dan ini selalu terjadi disetiap tulisan yang dibuat. Padahal setiap selesai nulis dilakukan pengeditan, tapi tetap saja dimata para ahli menulis ada saja yang salah. Belum lagi soal huruf yang kebolak-balik antara "d" mnejadi "b", "m" menjadi "n". Kalimat "minat" menjadi "minta", dan banyak lagi.

Setiap membuat kalimat ada saja huruf yang berkurang atau kelebihan, misalnya "kurang' saya tulis "kiurang", "fakta" ditulis "fata". Memori mengatakan "harus" tangan menulis "aharus". Bisa dikatakan Disleksia yang saya alami sedikit parah tapi tidak akut.

Tidak suka kalimat panjang. Dalam hal membacapun kehati-hatian sangat perlu contoh, membaca diawal paragraf, belum selesai fokus teralihkan ke paragraf berikutnya

Dalam berkegiatan

Misalnya bikin secangkir kopi, yang saya ambil bukan cangkir tapi piring, dan ini tak langsung disadari saat itu. Butuh waktu agak lama untuk mengurai apa yang salah. Piring tadi diisi air, nah begitu mendengar ada suara gemericik baru sadar akan kesalahan. Konyol memang.. hehehe

Dan ada sedikit cerita memalukan akan Disleksia saya. Pernah suatu hari keluar dari warung jus buah, oh yaa saya bawa motor waktu itu. Ku stater motor tapi ko ga nyala-nyala, tiba-tiba seseorang dari belakang berucap "bu bu.. maaf ini motor saya, mungkin motor Ibu yang didepan. Sambil menunjuk kearah persis depan motor orang ini. Saya cuma bisa cengengesan, sambil minta maaf dan berlalu secepat kilat hehehe

Atau, ada juga kisah kekonyolan lainnya. Ceritanya mau makan siang di warung nasi yang tidak seberapa jauh dari kantor. Bawa motor tentunya dong. Beres makan dengan asiknya melenggang kangkung balik ngantor lagi. Eh, tapi ada yang salah, apaan ya? Ya ampun motornya ketinggalan di warung nasi tadi. hehehe...

Nah inilah sedikit dari kekurang yang seringkali saya alami. Banyak kejadian konyol lainnya. Mungkin lain waktu akan saya posting.


Tips Menghadapi Anak sakit

Selasa, 28 Januari 2014
Pada kenyataannya, saya sebagai Ibu dituntut untuk bisa melakukan tugas rutin sebagai Orang tua. Nyambi bekerja diluar rumah adalah sesuatu yang pada awalnya aga berat. Namun seiring berjalannya waktu. Semua bisa ku-handle, insya Allah.

Namun minggu ini tenaga dan pikiran lumayan tersita dengan beruntunya ujian dari Allah swt. Anak pertamaku yang duduk di kela 3 SMA sakit, mungkin karena aktifitasnya yang terlalu banyak sampai kadang makan-pun terlupakan, alhasil panas tubuhnya ga berkurang, kira-kira 4 hari.. Dibawa ke Dokter aja?! Kata suami. Namun si Anak enggan ke Dokter meskipun dipaksa. Untungnya saya memang sangat paham riwayat sakitnya. Ya, memang si sulung ini punya riwayat Step sedari kecil. Jadi setiap kali panas tubuhnya mulai meninggi, eh.. tetapi panas -nya ini hanya dari bagian lutut sampai kepala. Sedangkan kakinya dingin. Nah, inilah tanda-tanda penyakit Step mulai menyerang. Segera ku sediakan air hangat dalam wadah, (kebetulan ada ember kecil dirumah). Lalu saya celupin tuh kaki si Anak. Supaya apa? Ya, supaya panas tubuhnya merata. Karena bisa bahaya kalau panas tinggi sedangkan kaki mendingin. Bisa bisa kena Step akut, dan ini menyebabkan daya ingat, fokus akan berkurang. Yang lebih ekstrim lagi bisa kena sindrom

Disleksia, Tidak Perlu Disalahkan

Sabtu, 25 Januari 2014
Salam hangat, Pernah mendengar tentang Disleksia? Pernah tentunya, tapi apakah tahu bagaimana rasanya jika mengidap hal ini? Sedikit disini akan saya jelaskan, apa yang dirasa. Dan bukan berarti seorang Disleksia harus terpinggirkan dalam pergaulan. Contonnya saya, hehehe..

*Misalnya bikin secangkir kopi, yang saya ambil bukan cangkir tapi piring, dan ini tak langsung

*disadari saat itu. Butuh waktu agak lama untuk mengurai apa yang salah. Piring tadi diisi air, nah

*begitu mendengar ada suara gemericik baru sadar akan kesalahan. Konyol memang.. hehehe

Setiap membuat kalimat ada saja huruf yang berkurang atau kelebihan, misalnya "kurang' saya tulis"kiurang", "fakta" ditulis "fata". Memori mengatakan "harus" tangan menulis "aharus". Bisa dikatakan Disleksia yang saya alami sedikit parah tapi tidak akut.Saya paling sering mengalami masalah typo, dan ini selalu terjadi disetiap tulisan yang dibuat. Padahal setiap selesai nulis dilakukan pengeditan, tapi tetap saja dimata para ahli menulis ada saja yang salah. Belum lagi soal huruf yang kebolak-balik antara "d" mnejadi "b", "m" menjadi "n". Kalimat "minat" menjadi "minta", dan banyak lagi.

Tidak suka kalimat panjang. Dalam hal membacapun kehati-hatian sangat perlu contoh, membaca diawal paragraf, belum selesai fokus teralihkan ke paragraf berikutnya
Dan ada sedikit cerita memalukan akan Disleksia saya. Pernah suatu hari keluar dari warung jus buah, oh yaa saya bawa motor waktu itu. Ku stater motor tapi ko ga nyala-nyala, tiba-tiba seseorang dari belakang berucap "bu bu.. maaf ini motor saya, mungkin motor Ibu yang didepan. Sambil menunjuk kearah persis depan motor orang ini. Saya cuma bisa cengengesan, sambil minta maaf dan berlalu secepat kilat hehehe

Atau, ada juga kisah kekonyolan lainnya. Ceritanya mau makan siang di warung nasi yang tidak seberapa jauh dari kantor. Bawa motor tentunya dong. Beres makan dengan asiknya melenggang kangkung balik ngantor lagi. Eh, tapi ada yang salah, apaan ya? Ya ampun motornya ketinggalan di warung nasi tadi. hehehe...

Nah inilah sedikit dari kekurang yang seringkali saya alami akibat Disleksia. Banyak kejadian konyol lainnya. Mungkin lain waktu akan saya posting.


Gara Gara Dewi Lestari Simangunsong

Kamis, 23 Januari 2014
Idiih, mungkin judulnya pasti ngira saya komplain sama penyanyi yang satu ini. Padahal... Itu adalah saat saya mendapatkan hadiah pemberian dari P'de Guslik Galaxi. Yaa, saat dimana saya ngikutin Kuisnya P'de yang berjudul Tebak Gambar Model. 

Yups, dari sekian Bukunya P'de, saya memiliki 2 Buku karya Beliau ini, yang satu hadiah dari GA-nya Om Hariyanto Wijoyo. 

Ini adalah pertama kali mendapatkan kiriman Buku dari P'de.. (senyam-senyum malu, Soalnya yang ini saya minta, opst) Tapi memang P'de itu orangnya rendah hati dan saya salut atas kebaikan beliau ini.
(ga pegang hidung kan..? hihihi.

Dan ini Hadiah dari Kuis Tebak Gambar Model. Ada rasa bercampur aduk, senang, suka dan masuk ke hati dengan  pemberiannya ini.



Nah, kalau yang ini hadiah dari GA-nya Om Hariyanto Wijoyo (jingkrak jingkrak dapat buku ini, kenapa? Karena kebetulan ngincer Buku P'de yang satu ini hehehe.

Walaupun dari sekian artikel yang P'de miliki, saya memilih sengaja memilih artikel ini. Karena secara tidak langsung berhubungan erat dengan apa yang sudah beliau berikan pada saya.

Terima Kasih P'de Guslik, karyamu menjadi kebaikanmu.

Melangkah Rasa Ini

Rabu, 15 Januari 2014
Bayangan hitam nan berbentuk pada alasnya
sengaja menyambut malam dengan penuh kegairahan
Asap itu mengepul dengan suka cita tanda keriangan bersama
Hanya ditempat seolah menatapku manja

Semilir menusuk angin malam ini
Sengaja kumaknai lekat-lekat pandangan menyendiri
Sebentar kutoleh keadaannya, hanya menatap
Sekedar menyadari akan kehadirannya

Kusesap udara yang lembab
Ketika rasa ini mulai meluruh
Kedinginan sekujur tubuh
Karenanya aku mulai larut


PELAMPIASAN MALAM

Selasa, 14 Januari 2014
Pelampiasan Malam

BELAJAR DISIPLIN

Senin, 13 Januari 2014

Belajar disiplin diri merujuk pada pelatihan yang didapatkan seseorang untuk memenuhi tugas tertentu atau untuk mengadopsi pola perilaku tertentu, walaupun orang tersebut lebih senang melakukan hal yang lain. Sebagai contoh, seseorang mungkin saja tidak melakukan sesuatu yang menurutnya memuaskan dan menyenangkan dengan membelanjakan uangnya untuk sesuatu yang ia inginkan dan menyumbangkan uang tersebut kepada organisasi amal dengan pikiran bahwa hal tersebut lebih penting. 

Secara etimologi disiplin berasal dari bahasa Latin “disibel” yang berarti Pengikut. Seiring dengan perkembangan zaman, kata tersebut mengalami perubahan menjadi “disipline” yang artinya kepatuhan atau yang menyangkut tata tertib. Disiplin memerlukan integritas emosi dalam mewujudakan keadaan. disiplin diri dapat bermula pada suatu hal yang kecil, contoh : bagi pelajar yang mampu membagi waktu belajar, membagi waktu beribadah sehingga tak menimbulkan suatu pertabrakan kegiatan pada waktu yang sama.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), disiplin adalah ketaatan atau kepatuhan terhadap peraturan. Ketaatan berarti kesediaan hati secara tulus untuk menepati setiap peraturan yang sudah dibuat dan disepakatibersama. Orang hidup memang bukan untuk peraturan, tetapi setiap orang pasti membutuhkan peraturan untuk memudahkan urusan hidupnya.

Analoginya sederhana. Kita bisa perhatikan pentingnya peraturan itu dalam lampu lalu lintas. Ketaatan setiap pengendara terhadap isyarat lampu lintas jelas membuat kondisi jalan menjadi tertib dan aman. Bayangkan ketika masing-masing pengendara mengabaikan peraturan berupa isyarat lampu lalu lintas itu. Pasti kondisi jalan akan kacau, macet, dan bahkan memicu terjadinya kecelakaan.

Mengapa disiplin itu sulit ?

Kebiasaan yang kita lakukan akan menentukan masa depan kita. Kebiasaan yang baik akan menghasilkan sesuatu yang baik, begitupun sebaliknya, namun untuk membiasakan kebiasaan baik itu tidak mudah. Mengapa demikian ?
Manusia memiliki sifat – sifat mendasar seperti : cenderung bermalas -malasan, ingin hidup seenaknya mengikuti keinginan hatinya dan keinginan untuk melanggar peraturan – peraturan yang ada.

Kita selalu menganggap pekerjaan sebagai suatu kewajiban apapun beban yang harus dilakukan, bukan sebagai kesenangan. Pepatah mengatakan “ kita akan lebih mudah menerapkan disiplin diri jika kita mencintai apa yang kita kerjakan ”.
Manusia cenderung cepat bosan jika melakukan kegiatan yang sama dalam jangka waktu lama.

Tips untuk dapat hidup dengan disiplin, dengan cara :

Kalahkan diri sendiri.
Lakukan kegiatan selingan sesekali di luar rutinitas.
Fokuskan fikiran pada tujuan akhir yang ingin dicapai.

Tips untuk meningkatkan disiplin diri, dengan cara :

Tetapkan tujuan atau target yang ingin dicapai dalam waktu dekat.
Buat urutan prioritas hal – hal yang ingin kita lakukan.
Buat jadwal kegiatan secara tertulis.
Lakukan kegiatan sesuai dengan jadwal yang kita buat, tetapi jangan terlalu kaku.
Berusahalah untuk selalu dsiplin dengan jadwal program kegiatan yang sudah kita susun sendiri.

TIPS MENGHADAPI CUACA YANG TIDAK MENENTU

Minggu, 12 Januari 2014

Menurut ramalan cuaca BMKG *BuMi Kian Galau* di beberapa daerah di Indonesia akan sering di guyur hujan (enakan diguyur cinta kali yaa hehehe). Nah untuk itu kita perlu mempersiapkan beberapa perlengkapan pribadi sebagai berikut :

TIPS MENGHADAPI CUACA YANG TIDAK MENENTU

*siapkan diri dengan asupan makanan yang bergizi, makan-makanan yang halal, minuman yang menghangatkan bisa, contoh : air teh hangat, kopi panas (kopi hangat ga enak dong) pokoknya semua yang bikin badan hangat deh, apalagi kumpul dengan keluarga. Dibarengi canda tawa ringan. Dijamin hangat tuh hehehe.


*Jangan keluar rumah kalau tidak ada kepentingan yang mendesak. Kecuali emang niat mau ujan-ujanan (bisa jadi untuk mengenang nostalgia masa kecil, hayoo ngaku yang kecilnya suka ujan-ujanan?!) 

TIPS MENGHADAPI CUACA YANG TIDAK MENENTU

*Di cuaca dingin jangan banyak berdiam diri. Gerakkan badan misalnya : beres-beres rumah, nyuci, nyetrika, nyapu, ngepel lantai. Pokonya ada suatu kegiatan yang bisa bikin keluar keringat deh! Apapun itu (??). Kalau tidak berhasil juga dengan cara-cara yang disebutkan tadi. Boleh menawarkan diri untuk memberikan jasa beresin rumah orang, kalau perlu jalanan disapu juga tuh hehhe..


*Nah untuk para abegeh apalagi yang jomblo, banyakin aktifitas yang positif ya? Misalnya berdoa agar segera dapet pasangan, Oh iya ada referensi doa buat yang jomblo nih... "Ya..Tuhan kalau ia jodohku, dekatkanlah padaku. Kalau ia bukan jodohku dekatkan ia padamu" cmiwwww.. hehehhe

TIPS MENGHADAPI CUACA YANG TIDAK MENENTU

*Untuk yang sudah mempunyai pasangan (sah). Banyak-banyak memberi kehangatan, bisa dengan senyuman, tapi alangkah lebih baik dengan perbanyak dukungan, yaitu penambahan anggaran buat shooping hehehehe...
Nah segitu dulu tips dari saya, kurang lebih mohon dimaafkan. Lebih kurang ya begini ini adanya *apa seeeh?!!* hehhehe..

Selamat berhangat-hangat ria *tuiiiing terbang ke kasur bobo lagi* :)

BERGUNA-KAH TES KEPRIBADIAN ?

Sabtu, 11 Januari 2014

Ya, saya memang memiliki banyak kekurangan dan ini manusiawi dong. Dan beberapa diantara kelemahan yang saya miliki, adalah :

*Menghindari perhatian akibat rasa malu.
*Kurang teraturnya hampir mempengaruhi semua bidang.
*Berjuang, melawan untuk menerima cara lain yang tidak sesuai dengan cara yang diinginkan.
*Punya ingatan kurang kuat, biasanya berkaitan dengan kurang disiplin dan tidak mau repot-     repot mencatat hal-hal yang tidak menyenangkan.
*Sulit dalam membuat keputusan.

Dan inilah hasil akhir menurut survey yang saya ikuti, tapi bukan berarti pula saya membanggakan diri *sombong* sekali lagi ini hanya hasil dari sebuah survey yang saya ikuti, lho yaa..


TheGiver
Mereka suka mencari kesinambungan melalui hubungan yang harmonis dan nilai-nilai kolektif. Mereka unggul dalam memilah suatu situasi dan bertindak sesuai dengan situasi, memberikan kehangatan dalam sebuah peraturan atau mengubah asam menjadi manis. Mereka secara alami mencari tahu apa yang orang lakukan, apa yang mereka nikmati, dan di mana dan bagaimana mereka bekerja. Tampaknya memiliki banyak kenalan yang tidak terbatas dan selalu memberikan perhatian pada orang yang membutuhkan. 
Fokus pada orang lain, merasa menjadi cahaya ketika orang di sekitar mereka bahagia, dan terganggu ketika ada sesuatu yang salah. Mereka adalah pemandu sorak, sering menyatakan dukungan, syukur, dan dorongan, dan memberikan pujian ke orang yang mereka hargai. Mereka mencatat apa yang sedang dilakukan dan apa yang perlu dilakukan, menawarkan bantuan mereka di mana pun diperlukan.
Menikmati kegiatan kelompok, mengatur dan cenderung untuk mengambil komitmen anggotanya secara serius. Secara umum, mereka bisa diandalkan dan tidak ingin mengecewakan orang lain. Sebagai pemain tim dan pemimpin proyek, mereka fokus pada apa yang akan dilakukan dan kekuatan masing-masing anggota. Adalah orang yang setia dan mereka mengharapkan loyalitas. Mereka melakukan percakapan dengan baik, menemukan kesamaan dengan speaker mereka. Mereka cenderung untuk menemukan cara yang tepat untuk merespon dalam situasi tertentu, tidak peduli seberapa tegang atau tidak nyaman situasi itu.
Termasuk orang yang menegakkan berbagai nilai, hanya nilai-nilai yang dibuat secara bersama-sama adalah cara menciptakan harmoni.  Cenderung untuk mengadopsi nilai-nilai kolektif dari kelompok sosial mereka.
Ringkasan: Hangat, empati, responsif dan bertanggung jawab. Sangat peka terhadap emosi, kebutuhan, dan motivasi orang lain. Menemukan potensi dalam diri setiap orang dan ingin membantu orang lain memenuhi potensi mereka. Dapat bertindak sebagai katalis untuk pertumbuhan individu dan kelompok. Setia, responsif terhadap pujian dan kritik. Sociable, memfasilitasi orang lain dalam kelompok, dan memberikan inspirasi kepemimpinan.
Kata kunci: Terorganisir, mengembangkan sumber daya manusia, pembangun konsensus, terampil, energi tinggi, antusias.
Karir pekerjaan: Agamawan, konselor, dokter, desainer, eksekutif dan kepemimpinan.

Kenapa Saya Ga Dapat Ide?

Rabu, 08 Januari 2014
Sedari jam satu malam tadi, hanya bolak-balik liatin TL orang. Padahal kopi sudah satu gelas lenyap dimulut. Mana di Bandung cuaca dingin sangat. Tangan berasa kaku semua. Sebentar-bentar nguap tapi ga bisa merem juga ni mata. Yang ada malah neg di lambung. "oalah, ternyata saya belum nemu nasi sedari sinag tadi", apa sengaja lupa atau emang malas. *kebiasaan yang jelek, jangan ditiru deh!*. Padahal udang kangen pengen posting tulisan, tapi mikir sampai kepala panas juga ga dapat ide. Jadinya yaa, garuk-garuk kepala yang emang gatal, entah ketombean kali ya? atau belum keramas? Hmm, dua opsi yang dibenarkan, memang... hehehe. Ih, bisa jadi pula karena akhir-akhir ini mulai tumbuh banyak uban *bukan uban tua kali ya?, saya merasa belum tua, ko" buktinya pasti nanti pada komen deh! bener ga?* hehehe..
Lirik gelas kopi yang tinggal ampas-nya, mulai deh berdatangan gerombolan penghisap rasa manis. Siapa lagi kalau bukan "semut". Ya, semut itu saya perhatikan ko mereka suka ya sama ampas kopi? Ah... sudahlah. Saya ga mau bahas kopi dan semut, suka panjang urusannya.

Kembali ke topik deh. Tapi bentar dulu ada inbox masuk, ya? silahkan disimak baik-baik celotehan saya. Kalau perlu dan emang harus, coba kasih ide dong? Apa yang musti saya tulis? Boleh tentang tips-trik atau puisi atau juga pengetahuan. Tapi jangan tentang travelling ya, kurang suka. *padahal ga punya dana tuuh, hehe*. Lihat jam di dinding menunjukkan angka 03.40, adzan awal subuh sudah berlalu. Badan mulai kedinginan nih. ambil mantel dulu ya, sebentar. Ihh, ternyata saya ga punya mantel ding! hahaha.. Ya, kepaksa pake sarung punya suami, lho! Sst... mumpung orangnya belum balik gawe. Kain sarung kubalutkan mirip orang yang ngeronda gituu! hmm, lumayan sedikit anget nih. Duhh, tapi kenapa pula ni kepala ko gatal melulu ya..? Sebentar-sebentar garuk, tapi posisi gatal-nya tetep disitu-situ juga, dibagian tengah kepala. Alamak! Sekarang nambah pula masalahnya! Apaan coba? Yups, laperrr asli nih. Tapi posisi lagi pewe. Mau beranjak dari tempat duduk ko males-nya minta ampun, efek kedinginan kali ya? *hehe, padahal posisi saya jongkok diatas kursi* soalnya kaki juga pas diraba dingin banget. 

Tapi ada yang lebih menyebalkan lagi. Ni kompi udah disusupin link ga jelas, tiba-tiba suka dengan sendirinya tab kebuka, nama-nya link.buick sama adf.ly. Maklumlah, kompi cuman satu-satunya itupun rame-rame digunakan sama anak, alhasil saya ga tahu apa yang sudah mereka download, biasanya sih dari video musik atau mp3. Karena dua anak-ku yang paling besar suka musik. Ni juga pas lagi nulis musti cepet-cepet nutup link yang ga jelas tadi. Mengganggu sangat deh! Tapi, mudah-mudahan insya Allah bulan depan pengajuan saya di acc sama bos, apaan tuh?! *hehehe, kasbon beli lapi-lah* Butuh banget sih. Karena keseharian aktifitas saya berkutat di dunia maya, ya harus punya-lah. Bukan buat gaya-gayaan lho! Setuju pastinya dong?!.

Untuk itu, mari doakan saya sejenak. 
Tema doanya :
*Dikabulkan pengajuan beli lapi.
*Gatal di kepala segera hilang.
*Laper diperut segera terisi.
*Badan yang kedinginan bisa hangat lagi.
*Kopi yang habis segera dibikinin lagi.

Berdoa selesai! Adzan subuh sudah berkumandang nih, saatnya menyegerakan diri. Kita jumpa lagi di siang hari *ngecek siapa aja yang udah pada ngasih saran, hehehe*
Wassalam.

Aku Tak Mencarimu Hai 2 Lelaki

Dua sososok terpanggang dalam pikiran. Aku tak sengaja menelisik keduanya. Marah, kesal beradu karena mereka tak lagi mau melihatku. Nyinyir kalimat yang pertama. Tidak konsisten kata yang kedua. Hai, aku bukan sosok yang sempurna!.