Postingan

Menampilkan postingan dari Juli 7, 2013

Untuk Diammu Yang Bermakna

Seraut wajah yang abstrak akan makna dan disela cibiran dari bibirku yang mendesis dikejadian kemarin kau meluka


Membuang kesengajaan yang tiada guna karena sekilat kalimat yang tak kau faham bahwa aku menyadarkanmu

Kini semburatmu memintaku berbela bakti untuk mengurangi ketidakmampuan itu

Namun kalimatmu terlalu kusapa dan kini aku meronta merasakan derita

Diseka raut kalimatmu, diperdaya aku disisimu
Namun aku selalu patuh padamu