Aku Melihat Dua Lelaki

siluet google

Ucapmu pada malam lalu menggoreskan setitik celah
Kalimatmu yang beradu menitikan kejelasan
Layar terkembang hanya bayangan semata
Dua wajah menelisik resah dan kian gundah

Aku, Dia dan Kamu
Bersandung diantara perasaan yang membiru
Genangan kerinduan membasuh asmaraku
Pada saat lemah ragaku menjadi kelu
Hadir diantaramu kian semu

Buih angin malam menemaniku mengingat paras
Tertunduk dan syahdu meraba hati yang kian sendu
Saat dimana kurajut sebait kata dan langkah ucap
Ku sengaja sisipkan kedua cincin yang menjerat
Padahal itu pasti kan membawaku kian berat

Jalanan yang tadi kulalui terasa berombak
Lemah tak berdaya dihempasan gairah pikir
Aku menyiangi kalimatku sendiri
Antara janji dan menepati
Tapi tak urung ku mengerti

Ahh, angin malam ini begitutak bersahabat
Hanya buaian perasaan yang kuduga
Padahal semestinya dulu ku tak mencela
Inilah akibatnya jika ku berencana
Namun diakhir ternayata menjadi bencana

Ya, aku rindu kalian berdua
Dimana hati ini terpautkan raga
Antara nista dan dusta
Dilema tak berkesudahan


Hanya mampu bertatap bayangan

Senja kala itu masih merengkuh
Masih terbungkus dengan kokoh
Sengaja ingatan ini kubuat
Biar kalian tahu
Aku sedikit tersesat

 



Komentar

  1. siapakah dia dan kamu itu...., sahabat? .atau terlibat cinta segitiga kah..? he2
    mantep kata2nya mbak yulia..
    semangat terus berpuisi...:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. HAHAHHA iya nih mba Nova, lagi ada penyegaran hati.. trims udh kemari ya,,
      salam

      Hapus
  2. Balasan
    1. Bukanlah, ini hanya tentang masa lalu yang sengaja ditarik kealam pikir sekarang.. :))

      Hapus

Posting Komentar

Paling Banyak Dicari

Tips 2 Langkah Sangat Mudah Mengelola Gaji Harian

Peluncuran Rangkaian Make Up Martinez Profesional

Diamlah

Dengan Morinaga Chil-Go! Kenzy Lebih Aktif Dan Ceria

14 Perbedaan Cara Senyum Orang Rusia dan Indonesia