RENUNGAN KOPI..


Sebenarnya renungan kopi ini tidak sengaja saat memperhatikan segelas kopi yang tertuang di hadapanku saat ini. pikirku " untuk apa aku meminumnya? dan mengapa harus kopi, tidak yang lain!". Setiap hari yang dilalui selalu di temani segelas kopi, kopi hitam. 


Ya, aku amat menggemari minum kopi. Selain menguatkan pikiran juga bisa bikin tenaga ini tambah ekstra. Tak meminumya satu hari, ibarat orang sakaw. Badan jadi lemes dan pikiran kurang fokus, ini sih menurutku". 

Lalu kuperhatikan lagi segelas kopi ini. Hmm..ada sensasi yang aneh menurutku, sambil sesekali kuhirup seteguk demi seteguk. Kunikmati rasanya, aromanya dan ternyata kutelah membangun hubungan sangat erat dengannya. 

Bayangkan saja, begitu bangun tidur yang ku buat pasti kopi, selain meminum air putih terlebih dahulu tentunya. Sambil masak, saat santai, saat ngobrol bareng suami atau teman, saat melamun, dan tentunya saat menulis cerita renungan kopi ini. 

Kopiku menemaniku dengan setia. Lebih setia dari seorang sahabat, hehehe. Saatku terbangun tengah malam, karena tidak bisa meneruskan tidurnya lagi. Bergegas menuju dapur, kubuatlah si hitam manis ini. Di hadapan komputer sambil menulis, entah kenapa mata dan hati ini tak luput darinya. 

Pernah suatu waktu aku ke habisan kopi, ku belilah yang sachet, saat berjalan menuju warung para tetanggakupun tahu kalau aku pasti membeli kopi. Semua orang di sekitarku tahu kalau aku pecandu kopi. Kopi..kopi..dan kopi..Hmmm. 

Tapi kalau kakakku datang, wah bisa bisa ngumpet saya, ia suka ngelarang aku minum kopi..nyebelin' kalaupun mau ngopi musti yang pake campuran susu. Sedangkan aku tuh ga suka banget sama kopi yang ada susunya, suka sakit perut, ini terus terang aja sih. Tapi bukan berarti aku fanatik juga hihihihi. 

Sekalian mau berbagi renungan kopi 2 resep ala "sep yuli" niy... siap yaa..

Kopi penyemangat : 
Bahan : Kopi, Gula aren, air mendidih. Dan gelas yang ada pegangannya. (biar ga panas kalau dipegang) hehehe. 
Caranya : Tuangkan satu sendok makan penuh kopi hitam. Kemudian beri gula aren lalu seduh dengan air mendidih, kocek sebanyak 27 kali lalu minum dengan perlahan "srupuuut" JRENG!! dijamin dunia serasa milik sendiri..hahahaha.

Kopi Galau : 
Bahan : Kopi, Gula Pasir (bukan pasir pantai, ya), Air Panas, Gelas yang ga ada pegangannya.
Caranya : Tuang kopi ke dalam gelas, lalu masukkan gula pasir kemudian siram dengan air panas. Meminumnya harus dengan mimik muka sedih *tanda galau*. Srupuuut..galau sirna deh. 

Untuk resep resep yang lainnya editor sedang ngumpulin data dulu. Sabar ya, next episode pasti saya kasih lagi.
Semoga dengan meminum kopi bukan hanya kepuasan semata dimulut dan lenyap seketika. Tapi "beraktifitaslah yang sewajarnya sesuai kondisi. Tidak usah terlalu berlebihan".

Share this :

Seorang emak dari 3 orang putra yang tinggal di Bandung. Kalau ada apa-apa bisa kontak email julayjo@gmail.com ya

Previous
Next Post »
5 Komentar
avatar

hahahah, bisa aja tuh resep kopinya. Aku pecinta kopi juga, tapi justru kurang atau belum bisa menikmati kopi hitam, harus ada yang campuran susunya, malahan :)

Balas
avatar

waaw,, idbesukin ma mak Mira,, beda selera kite ya maak, btw tetap pecinta kopi juga.

Balas
avatar

wah sepertinya mantap resepnya , mau dong nyobain

Balas
avatar

hahaha.. silahkeuun mas *srupuut kopi* :D

Balas
avatar

kalau tambah pasir pantai maka galau akan lenyap

Balas

Penulisan markup di komentar
  • Untuk hidup sehat, silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus. Ingin bekerjasama? Silahkan kontak julayjo@gmail.com atau by WhatsApp 08966042124, terima kasih.

Follow My Blog

Media Partner