Terhapus

Sedari malam yang berawal dari sore

Sadar diri setelah mencari keberadaannya


Kutelusuri kejadiannya, namun tak kutemui alasannya

'Padahal aku memuji...

'Padahal aku meneliti...

Namun sengaja kau hilangkan jati diri, mengapa?

Aku rindu kalimat sontak itu, kerap kau tuang dalam postingan

Aku baca semua kisahmu, karena kau menginspirasiku

Bukan dengan ucap kita bersua, namun seluruh kalimat itu jadi tak genap

Dan bukan dengan asmara kuberkata hati

Hanya keelokan kalimat yang membuatku terus mencari

Mengapa kau membalikkan diri diantara ketiadaan itu?...

Tapi diakhir kusadar apalah arti seorang "yuli".... Aku.

Share this :

Seorang emak dari 3 orang putra yang tinggal di Bandung. Kalau ada apa-apa bisa kontak email julayjo@gmail.com ya

Previous
Next Post »
10 Komentar
avatar

dalem maknanya ni mbak... He2..
Puisinya bagus... Aku suka.. :)

Balas
avatar

waaah jadi malu niy Nov... terimakasih dah mampir ya say..

Balas
avatar

ketiadaan yang nyata, namun sulit menangkap makna dari semua yang dirasakan... sungguh filosifis sekali

Balas
avatar

Wau..... so sweat....

Salam wisata

Balas
avatar

Karena seorang telah melepaskan, dan tercerai aku dari kalimatnya..

makasih bang kunjungannya.

Balas
avatar

Ahh masa sih... Saya atau puisinya niy bang..? hehehe

tq bang kunjungannya.

Balas
avatar

Mksh Mba to Renungannya: salam kenal: catatan-sunyi.blogspot.com

Balas
avatar

yoii, sama sama.. salam kenal kembali.

Balas

Penulisan markup di komentar
  • Untuk hidup sehat, silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus. Ingin bekerjasama? Silahkan kontak julayjo@gmail.com atau by WhatsApp 08966042124, terima kasih.

Follow My Blog

Media Partner