Maaf-Ku

Beranjak dari biduk yang penuh cambuk. 

Beringsut dari kealfaan yang kusut 

Kumerajut hal yang kalut

Karena semua berujung dari rasa takut. 

Sempat kusemaput, dan kini kumulai larut 

Melalui cenayang yang ikut menuntun lalu ku sebut


Menghela nafas menghembus nafsu

Mencari jelas menuai lekas, ku bergegas

Diambang malam yang bergelombang

Diam sesaat dermakan siasat akan hal yang penuh sesat

Namun ternyata tak berujung manfaat

Ku minta maaf,,, 

Uraian kata ulaskan berita sebab apa kubercerita

Ternyata tiada guna,,ku minta maaf

Share this :

Seorang emak dari 3 orang putra yang tinggal di Bandung. Kalau ada apa-apa bisa kontak email julayjo@gmail.com ya

Previous
Next Post »
4 Komentar
avatar

Dimaafkan gak ya.....? ? ? he,,he,,, he,,,

Salam wisata

Balas
avatar

maafin dehh bang..yaaaa hihihihihi

salam sahabat

Balas
avatar

maafin deeeeh, yaaaaaaaaa..xixixixi

Balas

Penulisan markup di komentar
  • Untuk hidup sehat, silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus. Ingin bekerjasama? Silahkan kontak julayjo@gmail.com atau by WhatsApp 08966042124, terima kasih.

Follow My Blog

Media Partner