KESADARAN




menyusup dikeremangan pagi tiba waktunya sang kelam menelisik alam fikir




diantara kegundahan akan tibanya waktu berujung , 




bertafakur diri menelaah olah yang telah di laksanakan, 





keriangan hanya sesaat, tinggal penghelaan diri atas segala sesuatunya. 




tiba saatnya penafsiran akan diri. beranjak dari kelalaian. sang waktu hanya mengundur.. 




bilamana kepahitan akan tiba, selalu tersaring akan kesalahan. 




mahklukmu ini hanya berjalan diantara fikir dan kebenaran. 




suatu masa ternyata pasti berakhir, kucoba menyindir diri. 




akankah kesadaran itu hanya mereka reka atau sesaat berlalu seiring perjalanan . 




hanya 'Kau' yang tahu.

Share this :

Seorang emak dari 3 orang putra yang tinggal di Bandung. Kalau ada apa-apa bisa kontak email julayjo@gmail.com ya

Previous
Next Post »
10 Komentar
avatar

Indah dalam setiap goresan yang memiliki ruh, sehingga sulit untuk menorehkan kata yang tepat.

Salam wisata

Balas
avatar

Walah pagi-pagi dapat beginian.

Bakal berpuitis sepanjang hari ini.

Heheeeeee

Bagus tante. Aku suka sekali dengan puisinya.

Emmm ikutan ahhh

Balas
avatar

waaahh si abang bisa aja...sesuai dengan keadaan hati bang..

salam wisata juga..

Balas
avatar

hooooo, bund aq jadi malu niy...

eh sama sama kita merenung aja yaa..
mksh bund dah mampir selalu.

Balas
avatar

asiiiikk dapat teman sepanjang hari deh saya..

salam sahabat ya..

Balas
avatar

ikut belajar membangun kesadaran itu mbak...

Balas
avatar

yuuks kita bangun bersama sama, mas Akhmad

Balas

Penulisan markup di komentar
  • Untuk hidup sehat, silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus. Ingin bekerjasama? Silahkan kontak julayjo@gmail.com atau by WhatsApp 08966042124, terima kasih.

Follow My Blog

Media Partner